Jalan Cinta Para Pejuang

di sana, ada cita dan tujuan
yang membuatmu menatap jauh ke depan
di kala malam begitu pekat
dan mata sebaiknya dipejam saja
cintamu masih lincah melesat
jauh melampaui ruang dan masa
kelananya menjejakkan mimpi-mimpi
lalu di sepertiga malam terakhir
engkau terjaga, sadar, dan memilih menyalakan lampu
melanjutkan mimpi indah yang belum selesai
dengan cita yang besar, tinggi, dan bening
dengan gairah untuk menerjemahkan cinta sebagai kerja
dengan nurani, tempatmu berkaca tiap kali
dan cinta yang selalu mendengarkan suara hati
teruslah melanglang di jalan cinta para pejuang
menebar kebajikan, menghentikan kebiadaban,
menyeru pada iman
walau duri merantaskan kaki,
walau kerikil mencacah telapak
sampai engkau lelah, sampai engkau payah
sampai keringat dan darah tumpah
tetapi yakinlah, bidadarimu akan tetap tersenyum
di jalan cinta para pejuang

“Salim A. Fillah”

Georeferencing (lanjutan)

Setelah sebelumnya, kita tahu cara georeferencing untuk Sistem Koordinat Long Lat, http://www.hujungdestinasi.wordpress.com/2015/05/26/georeferencing/
Kali ini kita bahas untuk Sistem Koordinat UTM.

Gm1

Gm2

Gm3

Rumus Derajat, menit, detik ke desimal :
Derajat + (Menit/60) + (Detik/3600)
Langkah selanjutnya sama seperti georeferencing sebelumnya.

Referensi: Praktikum Sistem Informasi Geologi, Teknik Geologi ITB.

Georeferencing

Kali ini kita akan sama-sama bahas cara melakukan georeferencing di Global Mapper. Sebelumnya mari kita ikuti ulasan singkat berikut:

Sistem koordinat :

-Latitude Longitude

Membagi bumi menjadi 4 zona dengan satuan derajat, menit, detik

Contoh : 107°24’30” E, 6°48’30” S.

-UTM

Membagi bumi tiap 8° horizontal dan 6° vertikal dan dipisahkan utara-selatan melalui garis khatulistiwa.

Peta memiliki kedua sistem koordinat tersebut, tetapi peta dalam  format jpeg, tiff, bmp, dan lain-lain (kecuali geotiff) atau yang lebih dikenal dengan data raster, jika diinput ke dalam suatu sistem informasi geografis belum memiliki nilai sistem koordinat untuk itu perlu dilakukan georeferencing.

Fungsi Global Mapper:

-Identik untuk mengindentifaksi  dan menganalisis DEM (Digital Elevation    Model), contoh : SRTM (Shuttle Radar Topographic Mission, tetapi ada   yang menyebut juga Satelit Radar Temathic Map).

– Berfungsi baik untuk meregristasi peta (georeferencing) karena tidak   memakan memory yang besar.

– Dapat menginput DEM menjadi peta topografi dalam bentuk garis kontur.

Berikut langkah-langkah melakukan georeferencing di Global Mapper:

– Buka Global Mapper, setelah itu klik File-Open Data File.

– Ubah format open menjadi All Supported Raster File.

– Buka peta geologi dalam bentuk jpeg atau tiff.

– Kemudian pada Global Mapper akan meminta pilihan untuk meregister peta atau tidak.

– klik yes utk merigester peta.

GMa

 

GMb

 

GMc

 

GMd

 

GMe

– Setelah 4 titik sudah memiliki sistem koordinat klik oke.

– Lalu klik File-Export Raster and Image Format-Pilih Geotiff.

– Pada Export Bounds pilih Lat/Long lalu oke.

– Simpan dengan nama yang diinginkan.

Referensi: Praktikum Sistem Informasi Geologi, Teknik Geologi ITB.

Tes WIKA

Pada kesempatan kali ini saya akan sharing mengenai pengalaman saya ikut rekrutmen kerja PT WIKA. Wika adalah perusahaan yang konsen di bidang infrastruktur. Banyak proyek besar di negeri ini yang di pegang perusahaan tersebut. Tahun ini saja WIKA punya proyek bendungan di Aceh, Tol Bogor Ciawi Sukabumi (BOCIMI), Kereta Cepat Jakarta-Bandung, bahkan ada proyek di Myanmar dan Timur Tengah.

Setelah ikut ITB Career Days, saya dapat undangan untuk ikut Tes Psikotes di Balai Pengembangan dan Inovasi Psikologi di Jalan Juanda, Dago pada tanggal 6 Mei. Tes berlangsung sekitar 4 jam mulai pukul 08.00 WIB. Tipe tes nya adalah ICT, terdiri dari kemampuan verbal, penalaran, numerik, kemudian ada Wartegg Test (8 kotak gambar), tes menggambar pohon dan orang, dan Tes Koran Pauli. Pada tahap ini, saya yakin sekali dengan jawaban-jawaban pada tes verbal, numerik, dan penalaran karena sebelumnya sudah terbiasa dengan soal-soal psikotes. Untuk Tes Koran Pauli, yang menjadi kunci adalah kecepatan, ketepatan, dan konsistensi. Untuk tes menggambar pada Wartegg Test kita gambar yang bentuk melengkung berupa benda hidup, yang bentuk garis berupa benda mati. Pada tes menggambar pohon, biasanya diberi tahu aturannya tentang pohon yang dilarang digambar, sedangkan untuk menggambar orang kita nanti dimintai kelebihan dan kekurangannya. Pengumuman yang lolos tahap ini hari itu juga pada malam harinya. Dari 240 peserta Tes Psikotes diambil 108 orang untuk tahap berikutnya.

Saya lolos untuk tahap selanjutnya, yaitu Diskusi Kelompok dan Wawancara Psikologi. Pada Diskusi Kelompok atau biasa juga disebut Focus Grup Discussion (FGD) ini masing-masing dari kita secara berkelompok mesti diskusi penyelesaian permasalahan yang terjadi. Kemudian pada wawancara, psikolog menanyakan dan menggali personalia dari masing-masing peserta. Saya tidak lolos dari tahap ini untuk menuju Wawancara User dan HRD.  Dari 108 orang ini hanya diambil 28 orang untuk tes berikutnya.

Mungkin ada beberapa hal yang saya rasa menjadi alasan kenapa saya tidak lanjut ke tahap berikutnya. Pertama, pada saat FGD, meskipun saya mengungkapkan pendapat dengan baik dan pendapat saya berkesimpulan sama dengan kelompok, tetapi saya dinilai oleh panitia cenderung diam. Mungkin ada benarnya juga, dari kelompok saya, teman saya yang aktif sekali mengemukakan pendapat berhasil lolos. Kemampuan untuk mencari solusi yang bisa disepakati bersama dan cara mempengaruhi orang lain serta ide-ide keren mungkin menjadi nilai lebih bagi panitia. Kedua, pada saat wawancara, memang saya sempat hilang fokus dengan menyatakan kenapa IPK saya tidak maksimal karena ada mata kuliah yang kurang disenangi. Hal ini mungkin saja bisa berpengaruh terhadap performa karyawan saat nanti dia bekerja menangani hal yang tidak dia sukai. Ketiga, WIKA mencari orang yang Long Term Commitment. Pada saat wawancara juga, saya menyatakan saya mau bekerja di WIKA untuk mencari pengalaman terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke S-2. Teman saya yang lolos bercerita pada akhir wawancara, dia bilang “saya adalah tipe yang komitmen, sekali masuk perusahaan, saya tidak mudah untuk keluar” ke psikolog yang mewawancarainya. Pada akhirnya, teman-teman saya satu jurusan cukup banyak yang lolos ke Wawancara User dan HRD. Mereka adalah tipe yang sesuai dengan kriteria perusahaan WIKA. Ohia, satu lagi yang hampir lupa, saat wawancara, WIKA juga mengejar terus peserta untuk pertanyaan tentang inovasi. Mungkin bagi teman-teman yang lain, diingat lagi inovasi apa yang pernah dilakukan dan inovasi apa yang akan diberikan kalo keterima di WIKA.

Setelahnya ada tahapan Medical Check Up. Teman saya satu jurusan di ITB, hanya 3 orang yang berhasil lolos ke tahap ini… Semoga mereka sukses. Aamiin. Jujur saya senang jika oranglain bisa sukses :)

Cikuray (Tektok)

Perjalanan pertama saya di gunung adalah Gunung Cikuray. Bisa baca di sini:

http://www.hujungdestinasi.wordpress.com/2013/08/25/cikuray-di-atas-awan-garut/

Bulan Maret kemarin saya kembali ke gunung ini untuk tektok, tidak nge-camp di puncak, bersama seorang teman yang juga suka bertualang di alam.

100_5523

Cikuray sepertinya bertipe stratovolcano berupa gunung berkerucut berlokasi di selatan kota Garut, Jawa Barat. Ketinggiannya 2.818 meter mdpl dan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah Gunung Ceremai (3078 mdpl), Gunung Pangrango (3019 mdpl), dan Gunung Gede (2958 mdpl).

Saya bersama teman berangkat menggunakan motor dari Bandung menuju Garut kemudian ke arah Kecamatan Cilawu di Desa Dayeuh Manggung, bisa juga di Sukamulya. Kami melewati area perkebunan dan harus membayar administrasi sebesar 10.000/orang. Perjalanan di area perkebunan ini berbatu, jadi lumayan berat juga pake motor bersama dua orang. Kami tiba di Pemancar, di sini biasa tempat mengambil air, banyak warung untuk jajan, dan penitipan motor. Kami mulai pendakian 08.30 WIB dari sini. Pendaki di sini sangat banyak, karena bertepatan dengan hari Nyepi. Banyak orang dari Jakarta memilih berlibur ke gunung ini. Sepanjang perjalanan naik kami melewati banyak rombongan sambil menyapa.

100_5531 - Copy 100_5524

Ketika perjalanan naik, hari cerah, medan tidak berlumpur, pemandangan masih sama seperti yang dulu saat saya mendaki pada 2013. Yang beda kali ini, kami hanya tektok bersama dan lebih banyak pendaki yang naik.

Kami tiba di Puncak pukul 11.30 WIB. Selama 30 menit kami beristirahat dan melihat pemandangan sekitar, banyak tenda berdiri di sini, sangat penuh. Pemandangan di sini ditutup oleh kabut, kemudian kami turun.

100_5532 100_5546 100_5557

Sepanjang perjalanan turun, para pendaki yang kami temui selalu menanyakan, masih ada ngga tempat nge-camp di puncak atau di Pos Bayangan. Mereka antusias sekali untuk mencapai puncak, ada yang sudah kelihatan lelah juga, dan ada yang nampaknya pendaki pro. Kabut sudah cukup tebal menghiasi area perkebunan. Kami tiba di Pemancar pukul 15.00 WIB, hujan turun dengan deras sekali, kami menunggu reda biar tidak terjadi apa-apa saat bermotor. Hujan reda pukul 17.00 WIB, kami langsung melesat melewati area perkebunan yang jalannya berbatu, kemudian keluar jalan raya dan lanjut ke jalur Garut-Bandung. Kami memutuskan untuk menginap di mesjid deket Pom Bensin karena kemalaman. Besok paginya baru berangkat ke Bandung.

Pagi itu perjalanan pulang ditemani kabut tipis sepanjang perjalanan, dinginnya udara, dan aliran kencang angin karena motor, membawa sensasi tersendiri.

Tambahan:

– Biasanya Januari-Akhir Maret, gunung-gunung di Garut pada ditutup karena cucaca buruk dan ada pemeliharaan gunung. Tetapi kemarin Cikuray tetap buka pada bulan-bulan itu. Cuma Guntur dan Papandayan yang tutup, baru buka lagi 1 April.

– Gunung Cikuray memiliki kemiringan medan yang terjal dan panjang, yang pemula harus didampingi pendaki yang sudah biasa naik gunung atau yang sudah pernah naik Cikuray. Kalo musim hujan, jangan lupa bawa jas hujan, musim kemarau bawa persediaan air sejak dari tempat awal berangkat.

– Pake sepatu lapangan, jangan sendal, karena kurang aman buat perjalanan yang lama menuju puncak.

– Persiapkan fisik dan sering berolahraga, karena bakal capek banget kalo ga biasa pas naik.

– Untuk tempat nge-camp bisa di puncak, Pos Bayangan ama Pos di antara Pos Bayangan ama Puncak.

Referensi Lain:

http://www.catatanhariankeong.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-cikuray.html

SBMPTN

SBMPTN adalah jalur masuk perguruan tinggi melalui ujian tertulis. Tahun ini memang ada perubahan nama, untuk jalur undangan namanya SNMPTN. Selain kedua itu, uiversitas juga mengadakan ujian masuk mandiri atau jalur khusus. Pekan kemarin tanggal 15-17 Mei 2015 saya mengikuti kegiatan sosial berupa Pelatihan SBMPTN di daerah saya, Pamijahan, Bogor. Uji Tulis SBMPTN ini berlangsung 9 Juni 2015, bertepatan dengan pendaftaran ulang siswa yang lolos SMPTN.

Peserta berasal dari berbagai SMA yang ada di Kecamatan Pamijahan. Program ini didukung oleh Perusahaan Chevron Geothermal Salak dan Dompet Dhuafa. Saat itu, saya mengajar bidang Fisika. Para peserta secara umum merasa Fisika adalah mata pelajaran paling sulit dibandingkan dengan yang lain. Memang banyak sekali persamaan untuk menghitung kuantitas dari besaran-besaran yang ada di fisika. Saya memahami itu dan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu peserta agar memahami soal-soal fisika dengan lebih mudah.

Saya jelaskan terlebih dahulu konsep-konsep dasar dan persamaan yang ada di fisika. Kemudian masuk ke soal, dimulai dengan cara berpikir yang sistematis untuk menyelesaikan soal. Peserta cukup antusias dengan fisika pada akhirnya, karena jika kita amati secara dekat kita bisa menyelesaikan soal-soal fisika itu dengan mudah dan cepat. Program inipun untuk membantu siswa SMA di Pamijahan untuk meraih mimpinya menimba ilmu di universitas.

Sayapun berasal dari kecamatan Pamijahan. Pada akhirnya setelah masuk ITB, dampak dari pelatihan SBMPTN sangat membantu. Tidak hanya secara substansi materi, tapi bagaiman juga para pengajar memberikan motivasi untuk selalu meraih cita-cita dengan optimis, kemudian canda-canda yang membuat tawa, semakin menghangatkan suasana. Karena kita hidup untuk berbagi. Berbagi kebahagiaan dan jalan kesuksesan dengan orang lain.

 

Pamijahan, 15-17 Mei 2015.

#Kabut putih bersama matahari saat itu menyinari sekolah, menyambut harapan siswa-siswa negeri ini.