Kolam Air, Pemisah Kami Dengan Istana

Istana biasanya terisi singgasana raja atau ratu beserta jajaran penasehatnya. Pusat kebijakan untuk kemakmuran rakyat di suatu daerah kekuasaan.

Sore itu, aku beserta teman-teman dari Bogor yang kuliah di ITB menikmati piknik di Kebun Raya Bogor, sambil memandang istana di seberang sana yang dilindungi oleh kolam air.  Setiap liburan kami biasa berkumpul, hanya sekadar mengisi waktu dan berjumpa kembali di daerah sendiri.

Sambil memandang megahnya Istana Bogor, kami berbincang mengenai perjalanan kami selama menempuh pendidikan di ITB. Proses saat kami mengikuti tes seleksi dan wawancara Beasiswa Pemprov Jabar. Terus kami mengenang masa-masa Learning Camp bersama siswa-siswa terpilih se-Jawa Barat, dibimbing oleh pementor yang berkualitas dan kocak-kocak. Kemudian saat beberapa dari kami harus mengikuti Bridging Program untuk menentukan fakultas di ITB.

Hingga kini, saat kami memandang megahnya Istana Bogor, kami sudah menjalani masa hampir tiga tahun di ITB dan tahun depan kami harus lulus. Menatap masa depan yang harus kami hadapi dengan kebanggaan dan kesuksesan. Meskipun kami berbeda program studi, tetapi kami sama-sama mendapat beasiswa ini, sehingga kami memiliki rasa dan ikatan yang sama sebagai penerima beasiswa. Nantinya, kami harus mampu berkontribusi untuk kemakmuran rakyat, khususnya di Jawa Barat. Itu tanggungjawab moril bagi kami.

Sebelumnya kami telah berkeliling sepanjang kebun Raya Bogor hari itu, melihat berbagai macam jenis tanaman. Ada yang lucu, ketika beberapa tanaman dinamai dengan nama yang unik seperti Buah Kecapi Tak Berbunyi (kecapi) dan Ada Rambutnya, Manis Rasanya (rambutan). Kami sempat mampir di jembatan gantung dan beristirahat sambil makan siang dengan bekal dari rumah masing-masing di salahsatu taman yang luas dan indah di sana.

Setelah Sholat Zuhur, kami berkunjung ke Museum Zoologi, melihat berbagai macam hewan mamalia seperti jenis primata, ular, buaya, kupu-kupu, badak, sapi, dan kerbau. Tentunya semuanya replika. Mungkin ada yang asli juga, tetapi sudah di”kaku”kan. Kami juga melihat berbagai macam kelompok kelelawar, kerang-kerangan, ikan, musang, dan burung-burung seperti cendrawasih dan kasuari. Di akhir kunjungan museum, kami berfoto bersama di depan replika tulang dinosaurus atau hewan purba.

Setelah kunjungan ke Kebun Raya selesai, kami pulang ke rumah masing-masing. Bersiap menyongsong hari berikutnya.🙂