Titian Karir Terpadu ITB

banneroct13

ITB Career Center kembali menyelenggarakan kegiatan akbar Titian Karir Terpadu ITB 2013 pada bulan Oktober. Titian Karir Terpadu ITB 2013 merupakan bursa kerja (job fair) terintegrasi, menggabungkan promosi, presentasi, pameran, dan aktivitas rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan, dalam satu kesatuan yang diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi perusahaan mitra ITB dan alumni/mahasiswa ITB, serta alumni/mahasiswa berbagai perguruan tinggi lainnya. Titian Karir Terpadu ITB Oktober 2013 juga akan menghadirkan berbagai Lembaga Beasiswa S2 dan S3.

Titian Karir Terpadu ITB 2013 terbuka untuk umum, baik mahasiswa dan alumni ITB 2013 maupun perguruan tinggi lainnya. Dengan 76 perusahaan serta 10 institusi pendidikan tinggi dan pemberi beasiswa, Titian Karir Terpadu ITB 2013 memberikan pilihan yang luas bagi rekan-rekan mahasiswa yang alumni untuk melanjutkan karirnya sebagai profesional maupun akademisi.

Selama tiga hari tersebut, saya berkesempatan untuk menjadi panitia ITB Integrated Career Days atau kegiatan Titian Karir Terpadu (TKT). Dalam TKT ini, saya menempati posisi di ruang presentasi bersama kelima mahasiswa lainnya, yang sama-sama dari ITB. Ada Taufiq, Asti, Syifa, Wahyu, dan Ina. Kami semua dihandle oleh Mbak Karisa selaku penanggung jawab ruang presentasi. 

Di bagian presentasi ini, beberapa perusahaan baik yang sudah sangat familiar didengar maupun yang baru berjalan tidak lama perusahaannya sama-sama melakukan presentasi untuk menampilkan profil, lowongan, dan tips trik berkarir di perusahaan tersebut. Sebut saja Chevron, perusahaan ini selalu disesaki oleh pengunjung yang ingin melihat presentasi perusahaan tersebut. Kemudian ada Kideco, perusahaan yang bergerak di bidang batubara tak kalah ramai dihadiri oleh para pengunjung, termasuk panitia yang ikut menyimak. Di akhir presentasi perusahaan Kideco ini, masing-masing peserta diberikan bingkisan berupa mug. PERTAMINA juga sama ramainya seperti Chevron.

Satu perusahaan Norwegia, Petroleum Geo Service (PGS) juga berpartisipasi dalam presentasi di TKT ini.

Selain perusahaan yang bergerak di eksplorasi dan produksi SDA, juga ada perusahaan Rekayasa Industri, Asuransi seperti Zurich, P&G, Unilever, Indomart,  dan lain-lain.

Perusahaan Telkom Indonesia mengisi presentasi di ruangan 2 pada hari Minggu.

Saya ingat apa yang disampaikan oleh Mbak Ales dari ITB Career Center bahwa kepanitian TKT ini, panitia sifatnya bekerja, bukan sekadar kepanitiaan biasa seperti di kampus. Kita dituntut untuk bekerja profesional.

Dalam Kamus Kata-Kata Serapan Asing Dalam Bahasa Indonesia, karangan J.S. Badudu (2003), definisi profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau ciri orang yang profesional. Sementara kata profesional sendiri berarti (1) bersifat profesi (2) memiliki keahlian dan keterampilan karena pendidikan dan latihan, (3) beroleh bayaran karena keahliannya itu. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa profesionalisme memiliki dua kriteria pokok, yaitu keahlian dan pendapatan (bayaran). Kedua hal itu merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan. Artinya seseorang dapat dikatakan memiliki profesionalisme manakala memiliki dua hal pokok tersebut, yaitu keahlian (kompetensi) yang layak sesuai bidang tugasnya dan pendapatan yang layak sesuai kebutuhan hidupnya.

Selama di kampus kita sering mengikuti kepanitian atau berorganisasi. Hal ini mengasah kita untuk berlatih banyak hal, termasuk melakukan pekerjaan dengan baik sehingga hasil yang diperoleh sesuai yang diharapkan. Tentunya selalu ada evaluasi agar apa yang dilakukan ke depannya semakin baik.

Nampaknya, ketika sudah lulus dari kampus, akan dirasakan dunia kerja yang menuntut kita bersikap dan bekerja secara profesional.

*Sabuga, 25-27 Oktober 2013.

Referensi:

http://karir.itb.ac.id/titiankarir/ diakses tanggal 29 Oktober 2013 pkl 13.15 WIB.

Santoso, B., 2012, Definisi Profesional, http://inisantoso.wordpress.com/2012/09/25/definisi-profesional/ diakses tanggal 29 Oktober pkl. 13.27 WIB.