Pendakian Gunung Lembu

Tanggal 31 Desember kami berangkat ke Purwakarta. Di Desa Panyindangan ada satu gunung yang belum banyak didaki oleh orang lain. Pemandangan di sana sangat indah.

Kami berangkat dari Bandung jam 08.00 WIB. Sampai di Purwakarta jam 11.30 WIB menggunakan transportasi kereta ekonomi dari Stasiun Hall ke Stasiun Sukatani. Dari Stasiun Sukatani sebenarnya pendaki bisa menyewa pick up yang ada di sekitar sana. Kami kemudian naik angkot yang udah dicarter sebelumnya.

Perjalanan dari Sukatani ke Desa Panyindangan kurang lebih satu jam. Kami tiba jam 13.00 WIB dan bertanya-tanya ke warga mengenai jalur dan waktu tempuh pendakian. Warga di desa ini sangat baik dan ramah terhadap pendatang baru. Kami sholat dulu di Mushola terdekat sebelum memulai pendakian.

Jalur pendakian start di sebelah pinggir warung, depan Sekretariat Kelompok Tani Ternak Sapi Gunung Lembu. Trek awal pendakian terbilang terjal. Suara kecapekan mulai terhembus dari mulutku. Pemandangan belum terlihat apa-apa. Kami melewati hutan bambu dengan kemiringan kurang lebih 60 derajat. Kemudian ada beberapa jalan mendatar, bonus pendakian yang terjal.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kami melewati makam di pinggir jalan dengan gubug di sampingnya serta pemandangan Waduk Jatiluhur dan rentetan perbukitan. Selanjutnya tiba di Puncak 1 dan menuruni lembah untuk menuju Puncak 2. Setidaknya ada dua lapangan luas yang bisa dijadikan tempat camp. Di Puncak 2 kami mendirikan tenda. Total perjalanan dari kaki gunung sampai puncak sekitar dua jam. Kami menuruni trek dari Puncak 2 selama beberapa menit dan menemukan tebing batu yang luas untuk melihat pemandangan Kota Purwakarta, Waduk Jatiluhur, dan pegunungan lainnya yang terhampar di kota ini. Kami mengambil nafas dan suasana. Tebing ini menjadi tempat yang mantap untuk merasakan keindahan alam. Kabut cukup tebal mendinginkan lingkungan dan menutupi pemandangan di depan.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Kami kembali lagi ke Puncak 2 dan mendirikan tenda. Sekitar satu jam kemudian tenda sudah berdiri dan kami masak untuk mengisi perut. Menu pendakian yang kami bawa di antaranya telor, ayam, sarden, nuget, sosis, kerupuk, dan sayur. Ketika malam hampir tiba, kami menemukan sebuah batu besar di belakang tenda. Coba melihat di balik batu itu. Ternyata pemandangan bagus sekali. Matahari sudah terbenam tapi siluetnya begitu indah di ujung langit.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Malam tiba, kami buat api unggun. Banyak kayu-kayu yang sudah mati bisa dijadikan bahan bakar. Sambil bercerita-cerita kami mengisi malam itu sebelum tengah malam menuju tebing batu. Kami berangkat jam 23.30 WIB ke tebing batu. Kabut sudah tersibak, menampakkan wajah Purwakarta dari Gunung Lembu yang tingginya kurang lebih 600 m ini. Kerlap-kerlip kota Purwakarta, lampu dari tambak, gunung-gunung, dan Waduk Jatiluhur. Langit tidak cerah. Tapi, menjelang pergantian tahun 2014 kami mendapati letusan kembang api yang terus menerus menerangi sisi atas kota. Banyak warna yang tercipta. Suasana ramai di kota ini. Tahun sudah berganti. Selamat datang 2015.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kami tidur dan bangun jam 05.00 WIB hari berikutnya. Kembali lagi ke tebing untuk berburu sunrise. Hanya warna merah kekuningan yang ada di ujung sana. Matahari nampaknya tertutup awan dan tidak menampakkan diri. Pemandangan Waduk Jatiluhur begitu indah. Kami mendokumentasikan beberapa gambar yang bagus dengan background yang mempesona.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kami turun dari gunung, Perjalanan dengan trek yang sama. Tiba di kaki gunung jam 10.00 WIB. Perjalanan sekitar satu jam. Jam 11.30 WIB kami pulang dari Desa Panyindangan ke Stasiun Sukatani. Sayang tiket ke Bandung sudah habis. Kami beralih menggunakan Bus Primajasa. Tiba di Terminal Leuwipanjang dan lanjut dengan Damri ke Dago. Selanjutnya kami pulang ke rumah masing-masing. Pukul 15.00 WIB, 1 Januari 2015.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Gunung Lembu, 1 Januari 2015

#Kombinasimu yang mempesona tak akan terlupa.

12 pemikiran pada “Pendakian Gunung Lembu

    • Bisa dikejar 1 hari kang. Nanti ambil arah ke Desa Panyindangan, berhenti di Sekretariat Kelompok Tani Ternak Sapi Gunung Lembu. Perjalanan dari sekretariat itu bisa nemu jalur pendakian pinggir warung menuju puncak sekitar 1,5-2 jam. Semoga perjalanannya lancar🙂

      Suka

  1. Terima kasih telah berkunjung ke gunung lembu. kami sedang pengembangan dan membuka area gunung lembu. ada 12 lokasi yg akan kita kembangkan kedepannya. kami mohon ijin untuk mencopy paste artikel ini+ foto petualangannya pada website resmi kami. dengan mencatumkan sumbernya…

    website : http://www.gununglembu.com

    salam

    Suka

    • Senang mendengar ada komunitas yang konsen untuk pengembangan Gunung Lembu ini🙂 Semoga tetap jaya selalu.
      Silakan…
      Salam Lestari.

      Suka

  2. mas mau nanya nih kemaren saya k gn. lembu cuma saya gak nemu tebing batunya buat liat citylight kota purwakarta ma danaunya mas, klw mau k tebing batunya itu ke arah mana dari puncak 2 area ngcamp mas ?,
    .
    sebelumnya makasih mas….😀

    Suka

    • Dari arah puncak 2 terus turun aja Kang, Awalnya saya juga ragu ga bakal nemu tebing batu. Tapi ternyata kalo kita terus turun ikutin jalan bakal nemu tebing batu n danau. Sekitar 15 menit dari Pos 2, ga nyesel nemu tebing itu…🙂

      Suka

  3. Ping balik: Pendakian Gunung Sepanjang 2014 | Jejak Destinasi

Komentar ditutup.