Menggapai Puncak-Puncak Jabar (2014)

Gunung Guntur, Gunung Manglayang, Gunung Rakutak, Gunung Gede, Gunung Geulis, Gunung Puntang, dan Gunung Lembu. Tujuh dari sekian banyak gunung yang menyimpan keindahannya masing-masing. Semuanya terletak di Jawa Barat.

1. Gunung Guntur, Garut

Awal tahun 2014, saya mendaki Gunung Guntur yang ada di Garut. Tepat pergantian tahun 2013 ke 2014 kami menginap di Lembah antara Puncak 1 dan Puncak 2 gunung tersebut. Untuk mencapai gunung ini, kami berangkat dari Bandung ke rumah teman yang asli Garut dengan mencarter angkot. Kami menginap semalam kemudian besoknya baru berangkat mendaki. Setelah berpamitan kepada keluarga Ratih, kami diantarkan dengan truk pengangkut pasir.

Medan Gunung Guntur memang terbilang unik. Setelah diantarkan dengan truk sampai penambangan pasir di kaki gunung, kami mencari jalur ke Curug Citiis. Di curug ini kami melanjutkan perjalanan melewati hutan kemudian masuk ke area ilalang dan selanjutnya medan full berpasir dan menanjak seperti jalur menuju Mahameru. Tidak banyak pohon-pohon di sini. Cuaca mendung, kabut silih berganti datang, petir terdengar dan ada beberapa pohon yang gosong.

Total perjalanan yang kami tempuh dari kaki gunung sampai tempat camp adalah 4-5 jam. Di gunung ini sebenarnya ada 4 puncak, yang masing-masing terhalangi oleh puncak sebelumnya. Ada tugu Gunung Guntur di Puncak 2. Perjalanan pulang sekitar 5 jam sampai kaki gunung. Tapi sudah tidak ada truk pengangkut pasir karena hari sudah menjelang maghrib. Jadi kami jalan kaki dari kaki gunung hingga desa terdekat sekitar 2 jam. Kemudian pulang ke Bandung dengan angkot yang mengantar kami berangkat.

1528738_735035419840077_1126348383_n

https://hujungdestinasi.wordpress.com/2014/01/28/melayang-di-atas-manglayang/ 

2. Gunung Manglayang, Bandung-Sumedang

Sekitar tanggal 20 an Januari, saya bersama ketiga teman mencoba untuk merasakan keindahan alam di Gunung Manglayang. Kami berangkat dari Bandung ke arah Jatinangor. Melewati ITB Jatinangor, Unpad Jatinangor, IPDN, dan seterusnya kami masuk ke Bumi Perkemahan Kiara Payung. Dari sini ada desa untuk menuju jalur pendakian Gunung Manglayang.

Kami menitipkan kendaraan motor di sebuah warung. Jalur pendakian gunung ini bisa dibilang terjal. Saya kewalahan membawa beban dari carrier 80 L ini. Kami memulai pendakian selepas Ashar dan baru tiba pukul 19.00 WIB. Langsung mendirikan tenda di Puncak Bayangan. Di tempat ini kawasan Bandung sangat indah, citylight terlihat mempesona ditambah langit dan bulan bersinar. Sunrise di tempat ini juga bagus. Deretan gunung di Kawasan Timur dan Selatan tersinari semburat mentari. Pagi itu juga kami langsung menuju puncak sebenarnya.

Di Puncak Gunung Manglayang berbeda dengan Puncak Bayangan karena tertutup oleh pohon-pohon sehingga tidak terlihat pemandangan di sekelilingnya. Ada satu makam di puncak ini. Kami turun dengan jalur yang sama, terjal, bercadas, sampai kaki bukit sekitar 2 jam. Kemudian meluncur pulang ke Bandung.

78. 1781831_748840468459572_964012960_o

https://hujungdestinasi.wordpress.com/2014/01/28/melayang-di-atas-manglayang/

3. Gunung Rakutak, Bandung

Pada awal Februari, saya dan teman dari geologi, Teguh ikut pendakian dengan Komunitas Satubumi Kita. Kami berangkat bareng Ibut dari kampus yang sama. Bergabung dan berkenalan dengan Sabuki. Kami menuju ke Selatan Bandung dan tiba di Himpunan Pecinta Alam di kaki Gunung Rakutak. Cuaca waktu itu gerimis. Kami memulai pendakian. Rangkaian pegunungan Malabar tersaji sepanjang perjalanan.

Medan gunung ini lebih banyak berupa pohon-pohon rimbun, medannya waktu itu cukup licin. Banyak juga kebun penduduk, sawah-sawah. Waktu sampai puncak sekitar 3 jam. Di puncak tidak terlihat apa-apa karena terhalang kabut padahal waktu itu jam 12.00 WIB. Kami melepas lelah dan makan siang untuk kemudian turun lagi dengan jalur yang sama.

Biasanya dari sekretariat pecinta alam, kita membawa pohon kecil untuk ditanam di jalan sepanjang pendakian untuk mencegah longsor, pohon ini punya kekuatan penopang yang tinggi.

IMG_20140209_125945

https://hujungdestinasi.wordpress.com/2014/02/14/detakan-rakutak/

4. Gunung Manglayang, Sesi 2

Pendakian ini berjumlah 3 orang. Bersama Faqih dan Gempar, saya berangkat ke Gunung Manglayang. Sebelumnya saya sempat mendaki gunung ini. Manglayang memang indah sekali pemandangannya. Tak kalah dengan pendakian yang pertama, pemandangan sunrise kali ini lebih bagus dan mantap. Kami mendirikan tempat camp tepat menghadap citylight Bandung ditambah dengan hangat api yang sebenarnya angin-anginan.

Banyak pendaki yang sudah standby menjemput sunrise. Munculnya sunrise di ujung langit timur juga disambut kawasan pegunungan seperti Gunung Tampomas, Gunung Geulis, dan Gunung di Selatan Bandung.

IMG_6370

https://hujungdestinasi.wordpress.com/2014/06/01/kota-bersinar-dalam-gelap/

5. Gunung Gede, Sukabumi

Berlatar penelitian, saya diajak Dikdik mendaki Gunung Gede via Jalur Salabintana, Sukabumi di Bulan Agustus. Jalur ini merupakan jalur sebelah selatan Gunung Gede. Jalur di sini relatif lebih curam. Ada sekretariat sebelum kita memulai pendakian. Saya tidak sampai puncak, karena di sini Dikdik dan kawan-kawan mendaki untuk melakukan penelitian keragaman hayati terutama pohon dan lumut yang ada. Kami menginap selama 3 malam di ketinggian 2400-1800 m.

Tiap malam kami lewati dengan api unggun dan cerita. Siangnya mengambil sampel dan observasi tanaman dan lumut.

10603570_10203296365227728_2728352495158590747_n

https://hujungdestinasi.wordpress.com/2014/08/17/lereng-selatan-gunung-gede/

6. Gunung Geulis, Bandung-Sumedang

Bersama Kiki dan Gempar, menuju Gunung Geulis. Morfologi Gunung ini memang unik, berbentuk dua gunung yang menonjol muncul di tengah-tengah kota. Kami mendaki salahsatu gunungnya, Gunung Geulis yang lebih tinggi.

Akhir Oktober, kami mulai dari kaki gunung melewati kebun penduduk, kemudian hutan bambu, dan pohon-pohon. Hari mulai gelap, kami belum sampai puncak. Padang ilalang berwarna cokelat dan hijau membentang menuju puncak. Kami terobos dan jalur di sini memang banyak, kami sempat bingung, tetapi akhirnya memutuskan untuk mendaki memotong kontur hingga akhirnya tiba di puncak.

Tidak bisa terlihat pemandangan apa-apa di puncak. Suasana begitu mistis. Kabut tipis perlahan menyelimuti tiga buah makam yang ada. Di tambah rimbunan pohon bambu di dekat tempat kami mendirikan camp. Perjalanan dari Kaki Gunung ke Puncak sekitar 3 jam.

DSCN2258

https://hujungdestinasi.wordpress.com/2014/10/30/kabut-tipis-di-puncak-geulis/

7. Gunung Puntang, Bandung

Kawasan gunung Puntang terletak di Selatan Bandung. kami berangkat menggunakan kendaraan motor lewat ke arah Pangalengan kemudian berbelok ke arah Gunung Puntang. Pemandangan di gunung ini begitu menakjubkan. Banyak lereng-lereng terjal dan kawasan pegunungan lainnya. Destinasi wisatanya juga cukup banyak termasuk nilai historisnya karena ada bekas stasiun Belanda di sini. Ada juga curug yang bagus di sini.

Kami menitipkan motor di Sekretariat Persaudaraan Gunung Puntang Indonesia (PGPI). Pendakian dari kaki gunung sampai tempat camp sekitar 2-3 jam. Medan pendakian terjal dan licin. Banyak akar-akar pohon yang bisa dijadikan pegangan. Kawasan pohon hujan tropis sepanjang perjalanan. Cuaca dingin dan ketika sampai Pos Batu Kereta kami menemui pemandangan kawasan Bandung Selatan.

Uniknya pos di gunung ini terbalik penomorannya. Semakin ke atas nomor pos makin kecil. Jadi pos tertinggi dinamai Pos 1. Kami summit attack dinihari. Langit cerah, bintang dan bulan bersinar. Citylight Bandung Selatan mantap. Sunrise pagi itu terhalang kabut cukup tebal, tapi pemandangan memang mengesankan.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

https://hujungdestinasi.wordpress.com/2014/12/14/mentari-lembut-di-puntang/

8. Gunung Lembu, Purwakarta

Gunung Lembu terletak di Purwakarta di Desa Panyindangan. Kami berangkat menggunakan kereta dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Sukatani. Pemandangan di sepanjang pinggir rel kereta begitu menakjubkan. bangunan karya ahli sipil menempatkan kami seakan terbang di ketinggian dengan di bawahnya lereng-lereng bukit yang terjal. Terasering sawah merupakan karya petani yang indah.

Tiba di Desa Panyindangan. Setelah bertanya-tanya kami memulai pendakian dengan melewati medan yang terjal. Pohon-pohon bambu menemani kami pada awal pendakian ini. Sebelum masuk ke jalur pohon-pohon. Banyak medan dengan tebing cukup curam sepanjang perjalanan.

Yang tak akan terlupa gunung ini menyimpan sebuah tempat berupa tebing batu di mana kita bisa lihat Purwakarta dengan segala keindahannya. Citylight di sini kami dapati saat pergantian tahun 2014 ke 2015. Paginya Waduk Jatiluhur begitu tenang menyambut mentari pagi ditemani kami yang terkagum dengan segala kekayaannya. Pagi yang cerah.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

https://hujungdestinasi.wordpress.com/2015/01/02/pendakian-gunung-lembu/

#Selamat datang 2015 dan pendakian di Tanah Jawa