Bandar Lampung

Kota Bandar Lampung merupakan sebuah kota, sekaligus ibu kota provinsi Lampung, dan kota terbesar di provinsi paling selatan Pulau Sumatera. Secara geografis, kota ini menjadi pintu gerbang utama pulau Sumatera, tepatnya kurang lebih 165 km sebelah barat laut Jakarta, memiliki andil penting dalam jalur transportasi darat dan aktivitas pendistribusian logistik dari Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya (http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bandar_Lampung).

Kami menyeberangi Selat Sunda untuk menuju Lampung di ujung yang lain dari Pelabuhan Merak. Lautan begitu biru dan meluas sepanjang mata memandang. Inilah konon dulunya tempat asal mula Gunung Krakatau, yang setelah meletus dahsyat terbentuk selat pemisah Jawa dan Sumatera.

Sepekan yang lalu, dinas pendidikan di Kota Bandar Lampung mengadakan pelatihan untuk persiapan olimpiade sains tingkat provinsi tahun 2015. Saya berkesempatan menjadi trainer untuk bidang kebumian. Rasanya berbeda mengajar anak SMA untuk persiapan tingkat kabupaten dan provinsi. Itu yang saya rasakan ketika mengajar di Purwodadi dan Bandar Lampung.

nusantara-hotel11

Hotel Nusantara, tempat pelatihan sepekan lalu.

Di Purwodadi, saya mengajar anak SMAN 1 Purwodadi, pengetahuan mereka tentang materi kebumian tidak terlalu banyak dan masih banyak yang bisa kita ajarkan kepada mereka. Bidang kebumian sendiri memiliki materi geologi, oseanografi, astronomi, dan meteorologi. Di Bandar Lampung kondisinya berbeda, dinas di sini juga rajin memberikan evaluasi kepada lembaga dan para trainer.

Hari pertama dan kedua para trainer belum klop dengan peserta, hanya sedikit yang sudah nyetel dengan kegiatan pembelajaran saat itu. Kami semua dari pihak trainer, siswa, dan dinas saling bekerjasama untuk memberikan solusi terbaik. Siswa yang sudah lolos kabupaten ini untuk menuju provinsi rata-rata sudah memahami semua materi yang diujikan dalam olimpiade sains. Sebagai contoh, untuk bidang kebumian.

Materi tentang lempeng tektonik, mineral dan batuan, angin, cuaca, astronomi, dan lain sebagainya mereka sudah paham. Saya sempat kewalahan karena mereka banyak menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang belum bisa dijawab. Dari hasil evaluasi, saya mendapat saran yang membangun untuk memperbaiki kegiatan pembelajaran saat itu.

Ternyata, setelah dieksplore lebih jauh dan didiskusikan bersama dengan siswa, cukup banyak materi yang bisa para trainer ajarkan kepada mereka. Latihan soal selalu diberikan untuk menajamkan nalar dan mempersiapkan diri menghadapi soal sesungguhnya.

Saya memutar film dari BBC tentang How Earth Made Us -Deep Earth and Wind, banyak materi geologi dan meteorologi dalam film ini. Selanjutnya siswa meresume materi dari film ini. Setiap hari setelah materi, diselingi latihan soal, dan malamnya diberikan tes untuk mengetahui kadar kemampuan dan kemajuan siswa dalam pelatihan ini.

Kegiatan ini ditutup dengan rasa terimakasih dari berbagai pihak dan permohonan maaf serta kegembiraan karena telah melewati pelatihan ini dengan lancar meskipun masih ada beberapa hal yang mesti dievaluasi.

#Bandar Lampung, 20-26 Februari 2015