Matchday 1

Demam sepakbola kembali hadir di bulan ini. Selain Copa America, ada Euro 2016 Prancis. Untuk euro sendiri, kita bisa buat tim fantasi untuk ikut menikmati sensasi membentuk tim jagoan. Di website  http://eurofantasy.uefa.com/en

Cukup seru matchday pertama yang berlangsung selama kurang lebih 5 hari kemarin. Partai pembuka diawali match antara tuan rumah Prancis dengan Rumania. Hasil akhir 2-1 cukup membawa tim ayam jantan berada di papan atas Grup A. Sementara itu, di laga penutup matchday ini, ada Portugal yang bertemu dengan tim debutan Islandia dan cukup di luar dugaan Islandia menahan imbang 1-1 gempuran dari C. Ronaldo cs..

GettyImages-539287442

GettyImages-539278662Debutan lainnya memang banyak muncul di euro kali ini -terbanyak sepanjang penyelenggaraan euro-euro tahun sebelumnya. Selain negeri es Islandia yang mampu menjegal Belanda di babak kualifikasi sehingga tidak lolos ke euro, ada negara Albania, Irlandia Utara, Slowakia, dan Wales. Berbeda dengan empat debutan lainnya, Wales satu-satunya yang menorehkan kemenangan, dan terbilang lawan yang dihadapi cukup kuat untuk ukuran mereka, yaitu Slowakia.

Ada debutan, juga ada unggulan. Seperti biasa, negara-negara langganan turnamen seperti Jerman dan Prancis menjadi unggulan teratas di antara negara-negara lain. Spanyol yang menorehkan rekor memenangkan euro dua kali berturut-turut berada di unggulan ketiga, kemudian disusul Inggris, dan yang disebut sebagai generasi emas, Belgia. Jerman menang meyakinkan 2-0 di matchday pertama ini, juga Prancis dan Spanyol menang 1-0 vs Rep. Ceska. Lain halnya dengan Belgia, yang harus takluk dari tim langganan turnamen besar, Italia. Mereka dikalahkan dengan skor 2-0. Italia memang tidak menjadi unggulan, tetapi berhasil membungkam para peragu, setidaknya di matchday pertama ini melawan negara yang sedang melimpah pemain berbakatnya. Inggris, negara yang bisa dikatakan menyapu bersih seluruh pertandingan selama babak kualifikasi, memiliki barisan penyerang tajam macam Harry Kane, Jamie Vardy, dan gelandang-gelandang muda Eric Dier dan Delle Alli, harus pasrah ditahan imbang 1-1 oleh Rusia. Mereka seperti mengulang tradisi, selalu gagal menang di awal partai pembuka turnamen besar, mungkin lebih tepatnya, kutukan.

x of Germany and y of Ukraine during their UEFA Euro 2016 Group C match

x of Germany and y of Ukraine during their UEFA Euro 2016 Group C match

2376597_w1Seperti disinggung sebelumnya, banyak pemain-pemain muda yang tampil di gelaran euro kali ini. Selain anak-anak muda Inggris, ada nama-nama Anthony Martial dari tim tuan rumah, Arkadiusz Milik Polandia, tim debutan Irlandia Utara punya Paddy McNair, Alvaro Morata dari Spanyol, Allen Hallilovic Kroasia, dan Renato Sanches Portugal. Mereka semua rata-rata berumur tidak lebih dari 23 tahun. Berlawanan dengan harapan para pecinta sepakbola, tidak semua dari mereka di matchday 1 menunjukkan kualitas melejit seperti ditampilkan dalam klubnya masing-masing. Ya, terasa masih jauh untuk menilai hanya dari satu pertandingan. Milik tampil cukup bagus dengan menyumbang 1 gol, Eric Dier mencetak gol sensasional jarak jauh, nama-nama selainnya tidak menunjukkan performa yang dibilang memuaskan. Renato Sanches boleh saja memcahkan rekor dari C. Ronaldo sebagai pemain dengan usia paling muda yang melakoni debut bersama Portugal di turnamen internasional, tapi dia belum menunjukkan apa-apa. Ya, butuh lebih dari 1 pertandingan untuk melihat sebenar apa kualitas mereka di level negara.

Tak kalah dengan pemain muda, pemain yang akan bersinar atau calon bintang atau yang terbaik di euro kali ini juga banyak kandidatnya. Sebut saja, Paul Pogba, Harry Kane, Mesut Ozil, Cesc Fabregas, Eden Hazard, Graziano Pelle, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo. Ozil, Pelle, dan Bale, bisa disebut cukup bersinar di matchday 1 kemarin dengan berturut-turut masing-masing memberi assist, 1 gol, dan 1 gol. Selebihnya tidak terlalu terlihat.

Nama-nama lain seperti Dimitri Payet justru menjadi bintang kemenangan di laga pembuka, Schar yang bermain gemilang untuk Swiss, Robson Kanu dan Ramsey yang membantu Wales meraih kemenangan, Kroos dan Schweinsteiger yang turut menggenapi kemenangan atas Ukraina, Iniesta dan Pique yang berkombinasi mencatatkan angka bagi Spanyol, Cech yang bermain gemilang meski kalah dan menjadi man of the match pertandingan Spanyol vs Rep. Ceska, Luca Modric dengan gol voli first time jarak jauh membawa kemenangan melawan Turki, Ibrahimovic juga turut memberi andil terhadap gol Swedia meski akhirnya seri lawan Irlandia, begitu pula Nani ketika melawan Islandia, Buffon, Halldorsson, dan Neuer tampil gemilang di bawah mistar, Bonucci dan Candreva juga bermain gemilang mengalahkan Red Devil Belgia,

GettyImages-539284320

Kejutan dari negeri yang bersejarah sepakbolanya di masa lampau, Hungaria mengalahkan 2-0 Austria, salahsatunya ditorehkan melalui gol penyerangnya, Szalai yang sudah puasa gol selama 2 tahun. Selain daripada hal itu, di matchday 1 ini, wasit memberikan dua kartu merah yang melayang untuk Lorik Cana dan Aleksandar Dragovic sehingga mereka tidak bisa membela Albania dan Austria di pertandingan matchday 2.

Ya, semuanya baru matchday 1. Pemain yang dijagokan Eropa, CR7 belum kelihatan kemampuan terbaiknya, yang dijagokan Asia, Thomas Mueller belum juga menunjukkan tajinya, juga Antoine Griezmann, Harry Kane, Robert Lewandowski berada pada kondisi yang sama. Perjalanan menuju final masih jauh. Kita nantikan semua itu sambil menantikan kejutan-kejutan yang mungkin lahir di matchday 2 yang akan dimulai malam ini,

Sumber:

goal.com

Tabloid Bola

http://eurofantasy.uefa.com/en

 

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s