Twist Ending di Euro 2016?

Italia kembali menghadirkan akhir pertandingan yang membungkam para peragu. Dengan skuat yang tidak terlalu bersinar pada bagian tengah dan lini serang, tetapi hal itu menjadi senjata yang menyakitkan lewat skema serangan balik dan skema yang berawal dari garis pertahanan. Sungguh taktik identikal Italia yang sangat kuat, unggulan lainnya yaitu Spanyol dibuat tak berdaya pada knockout 16 besar kemarin. Menarik untuk dilihat adalah lawan berikutnya, Jerman. Belgia, Spanyol, dan Jerman adalah para unggulan di Euro. Jika Italia berhasil membungkam Jerman, mereka harus menghadapi kemungkinan Prancis sebagai unggulan lainnya. Melihat Islandia yang mampu memulangkan Inggris lebih awal, kejutan bisa saja terjadi, meskipun motivasi Tim Ayam Jantan untuk menjadi jawara di kandang sendiri tidak perlu diragukan. Pasalnya siklus 16 tahunan menjadi Juara Euro setelah terakhir di tahun 2000 sepertinya bakal semakin terealisasi untuk Les Blues jika mampu mengalahkan Islandia.

indomultimedia.net

indomultimedia.net

Menilik hasil tadi malam, menarik melihat Portugal yang tidak pernah menang selama 90 menit waktu normal dalam 5 pertandingan terkini di gelaran Euro 2016. Ricardo Quaresma secara berturut-turut dalam laga vs Kroasia dan Polandia menjadi pahlawan bagi Portugal. Mereka tinggal menunggu sang kuda hitam Wales atau tim unggulan setan merah Belgia di semifinal. Akankah juga siklus Portugal terjadi, yaitu terhenti di perempat final pada Euro 1996, terhenti di semifinal pada Euro 2000, dan merasakan final di tahun 2004 meski kalah. Pola terakhir juga sama bagi Portugal di tahun 2008 dan 2012 yaitu berturut-turut terhenti di perempat final dan semifinal. Untuk melaju ke final banyak orang yang meragukan Portugal sebelumnya, melihat permainan yang tidak mengesankan.

Yang jelas di final nanti akan terjadi sebuah posibilitas tinggi terhadap juara baru. Portugal dan Belgia memang pernah masuk final, tapi belum pernah juara. Jerman, Italia, dan Prancis sama-sama pernah merengkuh Trofi Euro. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah juara baru di final atau juaranya adalah tim unggulan? Atau ekspektasi para pecinta sepakbola menjadi antiklimaks atau twist ending seperti dalam film thriller dengan Wales atau Islandia yang menjadi juara? Saya pikir di antara kita, ada sedikit rasa lucu jika hal tersebut terjadi. Tapi Denmark dan Yunani sudah membuktikan itu.

sport.merahputih

sport.merahputih.com

Satu pemikiran pada “Twist Ending di Euro 2016?

  1. Ping balik: Adu Siklus di Final Euro 2016 | Hujung Destinasi

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s